Hadapi Persela, Macan Kemayoran tetap fokus
Ditulis Oleh admint
Rabu, 02 May 2012
JAK X-DERES- Persija Jakarta akan bertindak sebagai tuan rumah saat
menghadapi Persela Lamongan dalam lanjutan Indonesian Super League
2011-2012. Namun, laga ini harus digelar di Solo karena kepolisian
Jakarta tidak memberikan izin keramaian dari tanggal 1 Mei – 6 Mei
2012. Untuk menjaga kondisi pemain, 29/4 Persija Jakarta melakukan latihan fitnes yang dapat memberikan variasi program latihan.
Menghadapi Persela lamongan merupakan kesempatan Persija Jakarta untuk
merengkuh poin sempurna yang gagal didapat di dua laga terakhir
menghadapi Persegres Gresik United dan Persiba Balikpapan. Tambahan
poin tiga juga diharapkan membuat Persija Jakarta memantapkan posisi
empat besar dan menjaga peluang untuk menggeser Persiwa Wamena yang
kini berada di peringkat tiga. Poin Persija Jakarta sendiri hanya
terpaut dua poin dengan Persela Lamongan, artinya bila gagal meraih
kemenangan posisi Persija dapat didekati atau bisa saja digeser oleh
Persela Lamongan.
‘ Macan Kemayoran ‘ sendiri terus berbenah
dan memperbaiki segala kekurangan agar kegagalan meraih poin penuh di
dua laga terakhir tidak terulang. Terlebih Persela Lamongan bukan klub
sembarangan. Di putaran pertama sendiri Persela Lamongan sukses menahan
imbang Persija Jakarta saat menjadi tuan rumah di Madiun dengan skor
2-2. Padahal saat itu Bambang Pamungkas cs mampu unggul 2-0 terlebih
dahulu.
“ Yang pasti saat ini saya lebih fokus ke team Persija
yang masih banyak kekurangan-kekurangan yang mesti kita perbaiki untuk
menghadapi Persela Lamongan dan Arema Indonesia, mereka team yang
bagus. Kami akan memberikan permainan maksimal untuk hasil yang terbaik
“ Ujar Iwan Setiawan, Pelatih kepala Persija.
Menghadapi
Persela Lamongan pemain Persija Jakarta tidak ada yang terkena
akumulasi, hanya Leo Saputra yang masih dipantau perkembangannya apakah
sudah bisa diturunkan atau belum usai cedera yang dihadapi.
Pertandingan ini rencananya akan disiarkan langsung ANTV 2/5 pukul
15.30 dari Stadion Manahan, Solo.
Kami ada karena PERSIJA. Karena kami adalah THE JAKMANIA. Supporter PERSIJA.
Rabu, 02 Mei 2012
Senin, 30 April 2012
Persija kembali “Terusir” dari Jakarta
| Ditulis Oleh admint | |
| Senin, 30 April 2012 | |
Jakalideres- Tidak bisa menggelar laga home di Jakarta, itu
yang lagi-lagi harus menimpa klub Ibukota Persija Jakarta, ketika dua laga
kandang menghadapi Persela 2/5, dan Arema 6/5 terpaksa digelar di Stadion
Manahan, Solo
“Kerugian yang besar memang ketika harus menggelar laga home
diluar Jakarta, dukungan langsung yang biasa terjadi tidak begitu maksimal,
ungkap Viola Kurniawati, Media Officer Persija
Alasan pemindahan laga home Persija menurut Viola
berdasarkan himbauan dari pihak kepolisian yang kami terima, bahwa dari
tanggal 1/5-6/5 diberlakukan larangan
untuk pengerahan massa dalam jumlah besar di Ibukota Jakarta
Meskipun dipindahkan ke Solo, semoga antusias The Jakmania,
dan Suporter Persija untuk bisa hadir langsung di Stadion Manahan mendukung
Persija, walaupun memang diakui tidak akan semaksimal ketika laga digelar di
Jakarta, pungkas Viola
|
Kamis, 19 April 2012
Persija bantai PSAP 5-1
| Ditulis Oleh admint | |
| Wednesday, 18 April 2012 | |
|
Jak X-deres
– Bermain dihadapan belasan ribu pendukung setianya, The Jakmania di
Stadion Utama Gelora Bung Karno 18/4, Persija Jakarta sukses membungkam
tamunya PSAP Sigli dengan skor 5-1
Pedro
Javier membuka pesta gol Persija sore itu saat pertandingan baru
memasuki detik ke 13, yang kemudian dimenit ke 39, pemain asing asal
Paraguay berhasil menambah koleksi golnya, PSAP berhasil memperkecil
ketertinggalan dimenit ke 45 melalui gol yang dicetak Sekou Camara dan
menutup babak pertama untuk keunggulan Persija 2-1 PSAP Sigli
Babak
kedua berlangsung baru satu menit, Bambang Pamungkas memperbesar
keunggulan Persija menjadi 3-1, dan dimenit ke 64 kembali Bambang
Pamungkas mencetak golnya yang ke 14 untuk Persija dimusim ini.
Oktavianus
menutup kemenangan telak Persija lewat gol cantiknya dimenit ke 79
dengan tendangan melengkung ke pojok kanan atas gawang PSAP Sigli
Kemenangan
ini membuat Persija masih bertahan di posisi 4 klasemen sementara
dengan nilai 33 dari hasil 19 pertandingan, dan masih menjadi team
dengan kobobolan paling sedikit 14 gol
|
Minggu, 15 April 2012
Ferry Paulus: Tidak Mengizinkan Pemain Persija Bela Timnas PSSI
Ketua Umum Persija Jakarta, Ferry Paulus tidak mengizinkan para pemain
Persija memperkuat Timnas. "Tidak mengizinkan dan terlebih lagi karena
memang kita tidak pernah mengakui PSSI diluar daripada PSSI yang sudah
melakukan KLB yang kemarin." ucapnya seperti yang dikutip dari Metro Sport.
Ferry juga menambahkan, para pemain Persija sedang berkompetisi di ISL yang sekarang sedang bergulir, pasti akan menganggu bila pemainnya dipanggil memperkuat Timnas.
"Bahwa agenda tim nasional itu harusnya direncanakan secara matang dan secara sistematis." tutupnya.
Seperti yang dirilis oleh PSSI, Bambang Pamungkas dipanggil untuk memperkuat skuad timnas yang dipersiapkan untuk mengikuti turnamen Al-Nakbah International di Palestina. Sedangkan Andritany, Delton Stevano, Ramdani Lestaluhu dan Rudi Setiawan masuk dalam daftar Training Center SEA Games Myanmar 2013.
Ferry juga menambahkan, para pemain Persija sedang berkompetisi di ISL yang sekarang sedang bergulir, pasti akan menganggu bila pemainnya dipanggil memperkuat Timnas.
"Bahwa agenda tim nasional itu harusnya direncanakan secara matang dan secara sistematis." tutupnya.
Seperti yang dirilis oleh PSSI, Bambang Pamungkas dipanggil untuk memperkuat skuad timnas yang dipersiapkan untuk mengikuti turnamen Al-Nakbah International di Palestina. Sedangkan Andritany, Delton Stevano, Ramdani Lestaluhu dan Rudi Setiawan masuk dalam daftar Training Center SEA Games Myanmar 2013.
Gol Tunggal Bepe Membawa Persija Meraih Poin Penuh
Gol tunggal Bambang Pamungkas pada menit ke 47' menjadi satu-satunya
gol pada pertandingan ini sekaligus menjadi gol kemenangan bagi Persija
Jakarta. Raihan poin penuh yang didapat melawan PSMS Medan menempatkan
Persija diposisi ke-4 klasemen ISL 2011/2012 sementara.
Persija mengumpulkan 30 poin total dari 18 pertandingan yang sudah dimainkan. Memenangkan pertandingan sebanyak 8 kali, seri 6 kali dan menelan kekalahan 4 kali. Dengan selisih gol sebanyak 15 gol hasil dari memasukan sebanyak 28 kali dan kemasukan sebanyak 13 kali.
Iwan Setiawan pada sore kemarin (14/4) menurunkan formasi 4-3-1-2. Andritany menjadi penjaga gawang anak-anak Macan Kemayoran. Kuartet bek Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Precious dan Hasim Kipuw menjadi deretan barisan pertahanan Persija.
Trio Ramdani Lestaluhu, Amarzukih dan Leo Saputra serta Robertino Pugliara yang dimainkan sebagai trequartista menopang duet Bambang Pamungkas dan Jeong Kwang Sik di barisan penyerangan Persija.
Pertandingan ini juga menjadi sangat spesial bagi Jeong, karena ia melakukan debut pertamanya di Persija Jakarta sekaligus debut karirnya di Liga Indonesia.
PSMS Medan mengambil inisiatif penyerangan terlebih dahulu melalui striker mereka, Osas Saha. Pergerakan Osas Saha yang ditopang gelandang PSMS, Nastja Cech beberapa kali merepotkan Andritany.
Peluang pertama PSMS didapatkan oleh Zaenal Anwar, namun tendangannya masih bisa di antisipasi dengan baik oleh Andritany. Selanjutnya giliran Osas Saha, memanfaatkan umpan terukur dari Cech, Osas berhasil melakukan tendangan dari dalam kotak penalti Persija. Namun lagi-lagi Andritany melakukan penyelamatan gemilang.
Persija pun tak tinggal diam, tendangan dari luar kotak penalti yang dilakukan Leo Saputra dan Bambang Pamungkas masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper PSMS, Edi Kurnia.
Peluang tendangan bebas Fabiano Beltame masih bisa ditepis oleh Edi Kurnia. Peluang Ramdani Lestaluhu yang memanfaatkan umpan silang dari Oktavianus masih belum mengenai sasaran.
Memasuki babak kedua, Persija mengambil inisatif serangan terlebih dahulu. Hasilnya pada menit ke-47', Bambang Pamungkas berhasil menaklukan Edi Kurnia. Tendangan Bepe memanfaatkan umpan silang Hasim Kipuw gagal di antisipasi oleh Edi Kurnia. 1-0 untuk keunggulan Persija.
Peluang emas terakhir Persija didapat oleh Jeong Kwang Sik, ia melewati beberapa pemain bertahan PSMS sebelum tendangannnya berhasil ditepis oleh Edi Kurnia. Hingga wasit Thoriq M Alkatiri meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta.
Pertandingan Persija selanjutnya akan menghadapi PSAP Sigli pada Rabu, 18 April 2012 di GBK, Senayan. Pertandingan ini juga rencananya akan disiarkan secara LIVE oleh ANTV pada jam 15.30 WIB. Hasim Kipuw dipastikan absen pada pertandingan nanti karena akumulasi kartu kuning. Kipuw terkena dua kartu kuning pada dua pertandingan terakhir Persija, saat Persija tandang ke PSMS Medan pada akhir putaran pertama lalu dan saat Persija menang 1-0 melawan PSMS Medan kemarin (14/4).
Persija mengumpulkan 30 poin total dari 18 pertandingan yang sudah dimainkan. Memenangkan pertandingan sebanyak 8 kali, seri 6 kali dan menelan kekalahan 4 kali. Dengan selisih gol sebanyak 15 gol hasil dari memasukan sebanyak 28 kali dan kemasukan sebanyak 13 kali.
Iwan Setiawan pada sore kemarin (14/4) menurunkan formasi 4-3-1-2. Andritany menjadi penjaga gawang anak-anak Macan Kemayoran. Kuartet bek Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, Precious dan Hasim Kipuw menjadi deretan barisan pertahanan Persija.
Trio Ramdani Lestaluhu, Amarzukih dan Leo Saputra serta Robertino Pugliara yang dimainkan sebagai trequartista menopang duet Bambang Pamungkas dan Jeong Kwang Sik di barisan penyerangan Persija.
Pertandingan ini juga menjadi sangat spesial bagi Jeong, karena ia melakukan debut pertamanya di Persija Jakarta sekaligus debut karirnya di Liga Indonesia.
PSMS Medan mengambil inisiatif penyerangan terlebih dahulu melalui striker mereka, Osas Saha. Pergerakan Osas Saha yang ditopang gelandang PSMS, Nastja Cech beberapa kali merepotkan Andritany.
Peluang pertama PSMS didapatkan oleh Zaenal Anwar, namun tendangannya masih bisa di antisipasi dengan baik oleh Andritany. Selanjutnya giliran Osas Saha, memanfaatkan umpan terukur dari Cech, Osas berhasil melakukan tendangan dari dalam kotak penalti Persija. Namun lagi-lagi Andritany melakukan penyelamatan gemilang.
Persija pun tak tinggal diam, tendangan dari luar kotak penalti yang dilakukan Leo Saputra dan Bambang Pamungkas masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper PSMS, Edi Kurnia.
Peluang tendangan bebas Fabiano Beltame masih bisa ditepis oleh Edi Kurnia. Peluang Ramdani Lestaluhu yang memanfaatkan umpan silang dari Oktavianus masih belum mengenai sasaran.
Memasuki babak kedua, Persija mengambil inisatif serangan terlebih dahulu. Hasilnya pada menit ke-47', Bambang Pamungkas berhasil menaklukan Edi Kurnia. Tendangan Bepe memanfaatkan umpan silang Hasim Kipuw gagal di antisipasi oleh Edi Kurnia. 1-0 untuk keunggulan Persija.
Peluang emas terakhir Persija didapat oleh Jeong Kwang Sik, ia melewati beberapa pemain bertahan PSMS sebelum tendangannnya berhasil ditepis oleh Edi Kurnia. Hingga wasit Thoriq M Alkatiri meniup peluit panjang, kedudukan tidak berubah 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta.
Pertandingan Persija selanjutnya akan menghadapi PSAP Sigli pada Rabu, 18 April 2012 di GBK, Senayan. Pertandingan ini juga rencananya akan disiarkan secara LIVE oleh ANTV pada jam 15.30 WIB. Hasim Kipuw dipastikan absen pada pertandingan nanti karena akumulasi kartu kuning. Kipuw terkena dua kartu kuning pada dua pertandingan terakhir Persija, saat Persija tandang ke PSMS Medan pada akhir putaran pertama lalu dan saat Persija menang 1-0 melawan PSMS Medan kemarin (14/4).
Debut Jeong Kwang Sik Bersama Persija Jakarta
Aksi perdananya bersama Persija Jakarta cukup memukau puluhan ribu the
Jakmania yang hadir saat Persija menaklukan PSMS Medan kemarin (14/4).
Pergerakannya dari sisi sayap Persija maupun aksinya di menit-menit
terakhir saat pertandingan tersebut, bisa menjadikan sedikit gambaran
kemampuan Jeong Kwang Sik.
Gol Bepe Pelihara Asa Juara Persija
15-04-2012
Striker Bambang Pamungkas kembali menjadi pahlawan kemenangan Persija Jakarta. Kali ini, gol tunggul Bepe, panggilan karib Bambang, menentukan kemenangan Persija atas PSMS Medan 1-0 pada laga perdana putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (14/4). Gol tunggal pemain kelahiran Getas, Semarang ini, tidak hanya sukses memenangkan Macan Kemayoran, namun torehan gol ini juga menambah pundi-pundi gol Bepe menjadi 12 di sepanjang musim ini. Prestasi ini cukup menjadi bukti, bahwa pemain yang menjadi langganan timnas sejak tahun 2000 itu, masih salah satu striker terbaik di Indonesia. Yang pasti, dengan kemenangan ini anak asuh Iwan Setiawan ini merangsek keposisi empat klasemen sementara ISL 2011/2012 dengan 30 poin. Sebelumnya tim asal ibukota itu terpaki diposisi enam. Sebaliknya, PSMS Medan tetap di peringkat ke-12 dengan 22 poin. Laga ini juga menjadi debut pemain anyar Persija Jakarta, Jeong Kwang Sik. Seperti janjinya, Pelatih Persija Iwan Setiawan langsung menduetkan Kwang Sik dengan Bepe. Langkah itu dilakukan setelah dua striker Persija, Pedro Javier dan Rachmat Afandi terkena akumulasi kartu. Namun perubahan strategi itu belum membawa perubahan bagi Persija. Artinya di babak pertama, kedua tim belum mampu mencetak gol. Memasuki babak kedua Persija langsung menggebrak. Apalagi dukungan dari ribuan suporter fanatiknya yaitu Jakmania terus menggema. Hasilnya, satu menit babak kedua bergulir, �Bambang Pamungkas mampu merobek gawang PSMS, yang dikawal, Edi Kurnia. Unggul 1-0 tidak membuat Persija mengendurkan serangan. Gempuran demi gempuran terus dilakukan. Begitu juga dengan PSMS. Lewat serangan balik yang cepat beberapa kali mengancam gawang tim Macan Kemayoran, yang dikawal Andritany Ardhiyasa. Sayang, laga itu harus berakhir kurang mengenakkan. Pasalnya beberapa detik menjelang laga usai, kiper PSMS, Edi Kurnia terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, setelah bertabrakan dengan Kwang Sik. Pelatih Persija Iwan Setiawan mengatakan bahwa timnya akan menyesal bila gagal merebut poin penuh dalam laga ini. Pasalnya, melihat jalannya pertandingan, Iwan yakin pasukannya layak menang. Keyakinan ini disampaikan Iwan kepada pemainnya saat jeda. �Saat jeda, tadi saya katakan kepada tim, kalau misalnya kami tidak bisa meraih poin penuh, ini akan menjadi salah satu penyesalan buat kita pada saat akhir kompetisi. Jadi kalau melihat pertandingan tadi, mestinya dan selayaknya kami memenangkan pertandingan untuk hari ini,� kata Iwan. Terkait penampilan Kwang Sik, Iwan mengaku cukup lumayan. �Pemain baru walaupun tidak memuaskan secara keseluruhan. Tapi, apa yang ditampilkan oleh Jeong Kwang Sik tadi sudah cukuplah untuk pertandingan perdana yang membuat kami agak lega,� tandas Iwan. Pelatih PSMS Medan, Suharo mengakui jika timnya kalah cerdik dari Persija. �Persija bermain luar biasa. Kita kalah cerdik terutama di babak kedua,� kata Suharto.
Striker Bambang Pamungkas kembali menjadi pahlawan kemenangan Persija Jakarta. Kali ini, gol tunggul Bepe, panggilan karib Bambang, menentukan kemenangan Persija atas PSMS Medan 1-0 pada laga perdana putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (14/4). Gol tunggal pemain kelahiran Getas, Semarang ini, tidak hanya sukses memenangkan Macan Kemayoran, namun torehan gol ini juga menambah pundi-pundi gol Bepe menjadi 12 di sepanjang musim ini. Prestasi ini cukup menjadi bukti, bahwa pemain yang menjadi langganan timnas sejak tahun 2000 itu, masih salah satu striker terbaik di Indonesia. Yang pasti, dengan kemenangan ini anak asuh Iwan Setiawan ini merangsek keposisi empat klasemen sementara ISL 2011/2012 dengan 30 poin. Sebelumnya tim asal ibukota itu terpaki diposisi enam. Sebaliknya, PSMS Medan tetap di peringkat ke-12 dengan 22 poin. Laga ini juga menjadi debut pemain anyar Persija Jakarta, Jeong Kwang Sik. Seperti janjinya, Pelatih Persija Iwan Setiawan langsung menduetkan Kwang Sik dengan Bepe. Langkah itu dilakukan setelah dua striker Persija, Pedro Javier dan Rachmat Afandi terkena akumulasi kartu. Namun perubahan strategi itu belum membawa perubahan bagi Persija. Artinya di babak pertama, kedua tim belum mampu mencetak gol. Memasuki babak kedua Persija langsung menggebrak. Apalagi dukungan dari ribuan suporter fanatiknya yaitu Jakmania terus menggema. Hasilnya, satu menit babak kedua bergulir, �Bambang Pamungkas mampu merobek gawang PSMS, yang dikawal, Edi Kurnia. Unggul 1-0 tidak membuat Persija mengendurkan serangan. Gempuran demi gempuran terus dilakukan. Begitu juga dengan PSMS. Lewat serangan balik yang cepat beberapa kali mengancam gawang tim Macan Kemayoran, yang dikawal Andritany Ardhiyasa. Sayang, laga itu harus berakhir kurang mengenakkan. Pasalnya beberapa detik menjelang laga usai, kiper PSMS, Edi Kurnia terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, setelah bertabrakan dengan Kwang Sik. Pelatih Persija Iwan Setiawan mengatakan bahwa timnya akan menyesal bila gagal merebut poin penuh dalam laga ini. Pasalnya, melihat jalannya pertandingan, Iwan yakin pasukannya layak menang. Keyakinan ini disampaikan Iwan kepada pemainnya saat jeda. �Saat jeda, tadi saya katakan kepada tim, kalau misalnya kami tidak bisa meraih poin penuh, ini akan menjadi salah satu penyesalan buat kita pada saat akhir kompetisi. Jadi kalau melihat pertandingan tadi, mestinya dan selayaknya kami memenangkan pertandingan untuk hari ini,� kata Iwan. Terkait penampilan Kwang Sik, Iwan mengaku cukup lumayan. �Pemain baru walaupun tidak memuaskan secara keseluruhan. Tapi, apa yang ditampilkan oleh Jeong Kwang Sik tadi sudah cukuplah untuk pertandingan perdana yang membuat kami agak lega,� tandas Iwan. Pelatih PSMS Medan, Suharo mengakui jika timnya kalah cerdik dari Persija. �Persija bermain luar biasa. Kita kalah cerdik terutama di babak kedua,� kata Suharto.
Langganan:
Postingan (Atom)
